Kamis, 18 Nov 2021
Berita Kemenag Pusat - dibaca: 9 kali.

[ Ketua DMI Ajak Pemuda Jadikan Masjid Sebagai Tempat Membangun Masa Depan ]

Ketua Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), Arief Rosyid Hasan mengajak pemuda untuk menjadikan masjid sebagai tempat membangun masa depan. Sebab menurutnya, masjid tidak sebatas tempat ibadah atau ritual keagamaan, akan tetapi menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan umat Islam.

"Anak muda merupakan masa depan bangsa dan umat. Masjid juga memiliki peran yang sangat strategis, maka pengurus masjid harus mempunyai program yang banyak melibatkan anak muda,” katanya saat menjadi narasumber acara Obsesi episode 55 yang digelar Bimas Islam berjudul ‘Peran Remaja Masjid di Masa Pandemi Covid-19’, Senin (15/11/2021).

Menurut Arief, di Indonesia total masjid mencapai 800 ribu hingga 1 juta. Sementara generasi muda mencapai 62,9 persen dari total populasi. Artinya, potensi masjid menjadi peluang sebagai pusat aktivitas pemberdayaan anak muda.

Dikatakan Arif, selain tempat ibadah, masjid menjadi tempat yang multifungsi, seperti yang dilakukan Rasulullah SAW menjadikan masjid sebagai tempat yang sangat beragam.

“Misalnya seperti tempat untuk membina dan mengurusi seluruh kepentingan umat, baik dalam bidang politik, sosial, pendidikan, budaya, bahkan yang terpenting adalah ekonomi,” ungkapnya pada acara yang disiarkan langsung melalui akun Youtube Bimas Islam TV.

Ia melanjutkan, pemuda Indonesia punya modal sosial untuk bangkit sekaligus memberi dorongan yang besar bagi lingkungan sekitar. Maka sudah sangat tepat jika pemerintah berkolaborasi dengan pemuda dalam pemulihan pasca pandemi yang menghantam segala sendi kehidupan.

“Jika kita berharap Indonesia menjadi semakin baik, maka harapannya ditentukan dari anak mudanya. Sehingga untuk menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas, diperlukan andil dan dukungan dari pemerintah. Misalnya ketika kita mendorong pemberdayaannya, lalu ada afirmasi kebijakan dari pemerintah, maka ini seperti botol bertemu tutupnya,” pungkasnya.

 

Sumber: https://bimasislam.kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Menag: Per 1 Desember 2021, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Saudi.
» Kabid Haji dan Bimas Islam NTT: Arah Kebijakan Penguatan Moderasi Beragama.
» Workshop Penulisan Makalah Moderasi Beragama.
» Bahas Umrah dengan Menteri Haji Saudi, Menag: Insya Allah akan Ada Kabar Baik.
» Wamenag Sebut Wisata Halal bukan Islamisasi Wisata.
» Lukman Hakim Saifuddin Berbagi Perspektif dalam Rumuskan Pendekatan Moderasi Beragama.
» Syarat dan Alur Pencairan Insentif Guru PAI Bukan PNS.
» Buka MTQ V Korpri, Wamenag Harap ASN Jadi Abdi Negara yang Moderat, Toleran, dan Dedikatif.
» Kemenag Harapkan Tiap Kabupaten Ada Tenaga Ahli Ilmu Falak.
» Optimalkan Tata Kelola Zakat, Kemenag Keluarkan PMA RKAT Baznas.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala