Selasa, 09 Nov 2021
Berita Kemenag Pusat - dibaca: 13 kali.

[ Kemenag Terima Hibah Tanah dari KPK, Menag: Untuk Pengembangan Layanan ]

Kementerian Agama menerima hibah sebidang tanah seluas 493 m² dan 2.769 m² dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Aset tersebut berlokasi di Jalan Tanjung Raya Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur. 

Penyerahan aset senilai Rp. 6.042.270.000 ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Gedung KPK, Jakarta. Turut menyaksikan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) aset tersebut,  Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar dan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto. 

 

 

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi penyerahan aset ini. Menurutnya, ini menjadi salah satu solusi atas permasalahan keterbatasan aset yang dialami Kemenag. 

"Kami bersyukur dan berterima kasih atas kesediaan KPK untuk memberikan aset ini. Selama ini, Kemenag kesulitan mengembangkan pelayanan keagamaan dan pendidikan, karena aset tanah yang digunakan KUA atau pun madrasah kita kebanyakan merupakan milik pemda," ungkap Menag usai penandatanganan serah terima aset, Selasa (9/11/2021). 

 

 

Dengan pemberian aset dari KPK untuk Kemenag, Menag berharap ini dapat menjadi modal untuk mengembangkan dua layanan tersebut. "Sekaligus ini pemberitahuan. Bila nanti ada pembagian aset hasil sitaan, Kemenag diingat lagi," sambung Menag yang disambut gelak tawa hadirin. 

Selain kepada Kemenag, KPK memberikan hibah barang rampasan kepada empat instansi lainnya, yaitu Kejaksaan RI, Kementerian Keuangan, Komisi Pemilihan Umum, dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Aset yang terdiri dari tanah, bangunan, maupun kendaraan ini, bernilai total 85,1 miliar rupiah. 

"Semoga aset ini bermanfaat demi masa depan anak bangsa," ungkap Ketua KPK Firli Bahuri.

 

Sumber: https://kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Menag: Per 1 Desember 2021, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Saudi.
» Kabid Haji dan Bimas Islam NTT: Arah Kebijakan Penguatan Moderasi Beragama.
» Workshop Penulisan Makalah Moderasi Beragama.
» Bahas Umrah dengan Menteri Haji Saudi, Menag: Insya Allah akan Ada Kabar Baik.
» Wamenag Sebut Wisata Halal bukan Islamisasi Wisata.
» Lukman Hakim Saifuddin Berbagi Perspektif dalam Rumuskan Pendekatan Moderasi Beragama.
» Syarat dan Alur Pencairan Insentif Guru PAI Bukan PNS.
» Buka MTQ V Korpri, Wamenag Harap ASN Jadi Abdi Negara yang Moderat, Toleran, dan Dedikatif.
» Kemenag Harapkan Tiap Kabupaten Ada Tenaga Ahli Ilmu Falak.
» Optimalkan Tata Kelola Zakat, Kemenag Keluarkan PMA RKAT Baznas.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala