Rabu, 01 Sept 2021
Berita Kemenag Pusat - dibaca: 121 kali.

[ Kemenkes Imbau Jemaah Haji dan Umrah Tidak Pilih-Pilih Vaksin ]

Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengimbau kepada masyarakat khususnya jemaah haji dan umrah untuk tidak pilih-pilih merk vaksin Covid-19. Kemenkes menilai vaksin yang terbaik adalah vaksin yang ada pada saat ini.

“Vaksin terbaik adalah vaksin yang ada saat ini,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes dr. Budi Sylvana saat FGD Persiapan Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Bintaro, Tangerang Selatan. Kamis (26/08/2021).

Saat ini, kata Budi, Kemenkes masih fokus kapada penanganan kasus Covid-19 di Indonesia, hal ini diharapkan setelah pandemi terkendali dan Pemerintah Arab Saudi membuka akses haji dan umrah, segala mitigasi sudah dipersiapkan dengan baik.

“Fokus utama Kemenkes sekarang adalah penanganan pandemi,” tegasnya.

Beberapa skenario sudah disipakan Kemenkes terkait persiapan penyelenggaraan haji dan umrah jika Arab Saudi membuka aksesnya diantaranya adalah vaksinasi, karantina, sertifikat internasional yang menggunakan QR Code, hingga pengembangan aplikasi “Peduli Lindungi” untuk bisa dibaca QR Code-nya.

Terkait vaksin jemaah haji, Kemenkes sendiri,  sudah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi melalui Kemendagri, Kemenag, Kemenlu, Kedubes RI di Arab Saudi hingga KJRI di Jeddah.

Saat ditanya apa saja yang perlu disiapkan bagi jemaah umrah jika Arab Saudi mengizinkan jemaah Indonesia menunaikan umrah di Tanah Suci?, Ia menjawab jemaah umrah wajib vaksinasi lengkap sedini mungkin, menerapkan protokol kesehatan yang baru dan ketat.

“Karena berbeda ya, pelaksanaan umrah yang sekarang dengan pelaksanaan umrah sebelum pandemi,” terangnya.

Turut hadir dalam FGD tersebut Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi serta Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin.

 

Sumber: https://haji.kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Soal Hadiah untuk NU, Menag: Itu Motivasi Internal, Kebijakan Kemenag untuk Semua Agama.
» Gus Yaqut Tegaskan Kemenag Milik Semua Agama.
» Kemenag Susun Modul Pendidikan Agama Islam bagi SLB.
» 11 Peserta KSM NTT, Ikuti KSM Tingkat Nasional 2021.
» 76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah 2021.
» Tutup Kegiatan STQH XXVI, Dirjen Bimas Islam Harapkan Umat Islam Semakin Cinta Al-Qur`an.
» STQH Nasional XXVI Ditutup, DKI Jakarta Juara Umum.
» Hari Santri di NTT, Moment Siap Belajar Tatap Muka.
» Kemenag Akan Tambah Pembimbing Haji Perempuan.
» Ditjen PHU Luncurkan Buku Manasik Haji dan Umrah Masa Pandemi.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala