Sabtu, 28 Agts 2021
Berita Kemenag Provinsi NTT - dibaca: 178 kali.

[ Kabid Haji dan Bimas Islam Buka Kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji Th. 2021 di Ende ]

Ende, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) – Bertempat di Hotel Syifa Kabupaten Ende, Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. H. Husen Anwar mewakili Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Timur ditemani Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Hasan Al-Mas`ud RMI, S.Ag mewakili Kepala kantor Kemenag Kabupaten Ende, membuka secara resmi kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 2021 pada Sabtu (28/8).

Dalam sambutannya, Husen menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini, bukan hanya akan membahas tentang pembatalan haji.

“Tentu bukan kita bahas sekitar pembatalan hajinya saja. tetapi akan membahas seluruh yang berkaitan dengan perhajian sesuai dengan narasumber yang akan hadir secara daring maupun luring”, ujarnya.

Husen menambahkan, dengan adanya pembatalan haji yang disebabkan oleh pandemi ini, yakinlah bahwa ini merupakan ujian atau bahkan sanksi untuk kita semua sehingga bisa introspeksi diri, mungkin ada yang keluar dari koridor hukum yang sudah ditetapkan.

“saya yakin ini semua terjadi karena Allah”, dan yakin kita akan mampu menghadapinya”, tegasnya.

 

 

 

Pada kesempatan yang sama, Husen menyampaikan 3 alasan mengapa moderasi beragama perlu diterapkan, antara lain yang pertama, Ingin mengembalikan pemahaman keagamaan pada esensinya; kedua, sebagai respon kompleksitas persoalan manusia dan agama; dan yang ketiga, Menjadi strategi budaya untuk memelihara, menjaga NKRI Kita.

Diakhir sambutan, Husen menyinggung pentingnya pengarusutaman moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat, agar kehidupan tetap harmoni, damai, dan rukun yang menjadi dambaan semua orang.

“Salah besar jika ada orang memahami moderasi beragama sebagai pelemahan agama, justru moderasi beragama menjadi upaya jalan tengah (wasathiyah), tidak ke kiri kirian juga tidak ke kanan kananan”, tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 tersebut diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri dari utusan Imam Masjid, Ormas Islam, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua Paguyuban dan Penyuluh Agama Islam Kota Kupang, dan Guru PAI se Kabupaten Ende.


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Soal Hadiah untuk NU, Menag: Itu Motivasi Internal, Kebijakan Kemenag untuk Semua Agama.
» Gus Yaqut Tegaskan Kemenag Milik Semua Agama.
» Kemenag Susun Modul Pendidikan Agama Islam bagi SLB.
» 11 Peserta KSM NTT, Ikuti KSM Tingkat Nasional 2021.
» 76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah 2021.
» Tutup Kegiatan STQH XXVI, Dirjen Bimas Islam Harapkan Umat Islam Semakin Cinta Al-Qur`an.
» STQH Nasional XXVI Ditutup, DKI Jakarta Juara Umum.
» Hari Santri di NTT, Moment Siap Belajar Tatap Muka.
» Kemenag Akan Tambah Pembimbing Haji Perempuan.
» Ditjen PHU Luncurkan Buku Manasik Haji dan Umrah Masa Pandemi.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala