Kamis, 10 Jun 2021
Berita Kemenag Pusat - dibaca: 47 kali.

[ Berantas Buta Al-Qur`an, Penyuluh Mandiangin Koto Selayan Gencar Turun ke Masyarakat ]

Penyuluh Agama Islam di Kota Bukittinggi gencar turun ke tengah masyarakat untuk menyosialisasikan program-program dari Kementerian Agama. Hal itu sebagaimana diungkapkan Darul Aspani, Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi.

Darul menyampaikan, para Penyuluh Agama Islam di Kota Bukittinggi tidak pernah lelah untuk terus menyukseskan program Kemenag, salah satunya adalah program memberantas buta baca tulis Al-Qur`an.

“Ketika kita menemukan ada masyarakat yang belum bagus atau tidak bisa membaca Al-Qur`an, maka kita langsung turun untuk membantu agar bisa membaca. Kita upayakan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Darul dalam keterangannya kepada bimasislam, Jumat (4/6).

Ia menerangkan, program pemberantasan buta baca tulis Al-Qur`an menyasar dua target. Selain kalangan masyarakat yang memang sejak awal tidak punya basic belajar Al-Qur`an, target lainnya adalah kalangan masyarakat yang sudah pernah belajar Al-Qur`an namun belum lancar.

“Ada juga masyarakat yang memang sudah pernah belajar Al-Qur`an tetapi bacaannya masih belum benar, terutama cara pengucapan huruf, maka kita bina. Nah untuk kelompok ini kita memiliki program Kelompok Tahsin Al-Qur`an. Program tersebut dalam rangka memperbaiki bacaan yang sudah ada agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain program memberantas buta baca tulis Al-Qur`an, Penyuluh Agama Islam di Kota Bukittinggi juga tak jarang melakukan gerakan tentang pemahaman ajaran Islam yang mencakup perkara ibadah dan akhlak ke tengah mahasiswa. “Jadi memang program kita bermacam-macam, tergantung lokasi yang kita tuju,” katanya.

“Di Kota Bukittinggi, rata-rata penyuluhnya memegang wilayah binaan paling minimal 10 lokasi. Saya sendiri dari KUA Mandiangin Koto Selayan memiliki wilayah binaan hingga 14 lokasi. Setiap memberikan pelayanan, saya selalu melakukannya dengan sepenuh hati agar masyarakat juga bisa menerima apa yang saya sampaikan,” pungkasnya.

 

Sumber: https://bimasislam.kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Kemenag Buka Lelang Jabatan 22 Eselon II.
» Menilik WNI Berhaji di Masa Pandemi.
» Muhammadiyah Nilai Perpanjangan PPKM Sudah Tepat.
» Pendaftaran CASN Kemenag Diperpanjang Hingga 26 Juli 2021.
» Pemerintah Tetapkan Iduladha 1442 H Jatuh pada Selasa 20 Juli 2021.
» Rukyatul Hilal Awal Dzulhijjah 1442 H: Hilal Tidak Terlihat di Kota Kupang.
» Peserta Terbaik I, II dan III STQ XXVI Tingkat Provinsi NTT.
» Ketua Panitia: STQ Kita Jadikan Media dan Sarana yang Strategis.
» Maluku Utara Tuan Rumah Seleksi Tilawatil Quran Nasional Oktober 2021.
» Dirjen: Perlu kolaborasi dengan Semua Pihak untuk Jalankan SE No 15 Tahun 2021.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala