» PENDAFTARAN NIKAH


- Dilihat: 120 kali

LAYANAN PENDAFTARAN NIKAH BIDANG HAJI DAN BIMAS ISLAM

KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

 

 

I.   DASAR HUKUM

1.   Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan

2.   PMA Nomor 11 tahun 2007 tentang Pencatatan Nikah

3.   KMA Nomor 477 tahun 2004 tentang Pencatatan Nikah

 

II.  PERSYARATAN

1.  Surat Keterangan untuk Nikah (Model N1) dari kantor Lurah/Desa;

2.  Surat Keterangan Asal Usul (Model N2) dari kantor Lurah/Desa; 

3.  Surat Keterangan tentang Orang Tua (Model N4) dari kantor Lurah/Desa; 

4.  Surat Persetujuan Calon Mempelai (Model N3); 

5.  Surat Izin Orang Tua bila usia caten kurang dari 21 tahun (Model N5); 

6.  Surat pemberitahuan kehendak nikah (model N7) apabila calon pengantin berhalangan, pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya;

7.  Surat  Rekomendasi/Pindah  Nikah  (dikenal  juga  sebagai  Surat  Numpang  Nikah)  bagi  yang  bukan penduduk asli daerah tersebut;

8.  Surat izin pengadilan apabila tidak ada izin dari orang tua/wali; 

9.  Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun;

10. Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing; 

11. Surat izin Pengadilan bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang; 

12. Akta   cerai   atau   kutipan   buku   pendaftaran   talak/buku   pendaftaran   cerai   bagi   mereka   yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989;

13. Surat  keterangan  tentang  kematian  suami/istri  yang  ditandatangani  oleh  Kepala  Desa/Lurah  atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi janda/duda yang akan menikah; 

14. Kurang dari sepuluh hari pendaftaran membawa Surat Dispensasi dari Camat; 

15. Surat izin kawin dari kedutaan yang bersangkutan apabila salah satu calon mempelai berkewarnegaran asing;

16. Surat ganti nama bagi warganegara Indonesia keturunan;

17. Foto warna latar biru 2 x 3 = 4 lembar 4 x 6 = 2 lembar;

 

III. PROSEDUR

1.    Pemohon datang ke KUA dengan membawa berkas permohonan lengkap dengan persyaratannya; 

2.    Penyerahan berkas permohonan kepada petugas pelayanan di KUA; 

3.    Petugas pelayanan memeriksa ulang kelengkapan dan kebenaran berkas/dokumen permohonan.

       a)  Jika berkas/dokumen permohonan tidak lengkap dan benar akan ditolak dan dikembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi.

       b)  Jika berkas/dokumen permohonan lengkap dan benar, maka akan diproses lebih lanjut sampai dikeluarkan daftar pemeriksaan nikah (model NB) dan ditanda tangan oleh pemohon dan pemeriksa untuk diterbitkan pengumuman kehendak nikah (model NC).

4.    Pengarsipan berkas permohonan nikah dengan daftar pemeriksaan nikah.