» Pembatalan Berangkat Haji Reguler


- Dilihat: 245 kali

LAYANAN PEMBATALAN BERANGKAT HAJI REGULER BIDANG HAJI DAN BIMAS ISLAM

KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

 

 

 I.  DASAR HUKUM

 

1.  Undang  undang  Nomor  13  Tahun  2018  tentang  Penyelenggaraan  Ibadah  Haji  (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4845) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2009 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2009    tentang    Perubahan    atas    Undang-undang    Nomor    13    Tahun    2008    tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji menjadi Undang-Undang;

2.  PMA Nomor 6 Tahun 2010 tentang Prosedur dan Persyaratan Pendaftaran Jemaah Haji (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 220);

3.  PMA Nomor 29 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 14 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler;

4.  Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 60 Tahun 2018 tentang Pedoman Pembatalan Pendaftaran Jemaah Haji Reguler.

 

II. PERSYARATAN              :

 

1. Foto copy Surat Keterangan Kematian/Surat Pernyataan Mengundurkan Diri

2. Surat Keterangan Ahli Waris

3. Foto Copy KTP/Kartu Pelajar/Surat Kenal Lahir, dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

4. Kartu Keluarga, diligelisir oleh pejabat yang berwenang

5. Bukti setoran awal lembar 1 (asli)

6. Foto copy Nomor Rekening jamaah haji yang bersangkutan

7. Foto copy Nomor Rekening Ahli Waris

 

III. PROSEDUR                 :

 

1.    Calon jamaah haji bersangkutan mengajukan permohonan pembatalan berangkat haji kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota

2.    Melampirkan semua persyaratan pembatalan berangkat haji

3.    Melakukan verifikasi seluruh berkas persyaratan pembatalan berangkat haji

4.    Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota mengajukan permohonan pembatalan berangkat haji kepada Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri.