Senin, 16 Apr 2018 - 12:30:55 WIB
Berita Kategori: Haji - Dibaca: 117 kali.

Kemenag Keluarkan Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menerbitkan buku paket bimbingan manasik haji dan umrah edisi tahun 1439 H/2018 M untuk diguanakan sebagai panduan bagi Jemaah haji Indonesia dalam melaksanakan ibadah haji.

Buku paket ini terdiri atas tiga buku, masing-masing berjudul Tuntunan Manasik Haji dan Umrah; Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, dan Doa-doa Pilihan Manasik Haji dan Umrah. Ketiganya merupakan satu kesatuan dan saling melengkapi yang dapat digunakan oleh Jemaah haji sesuai dengan kebutuhannya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya dalam buku tersebut berharap dapat membantu setiap Jemaah haji untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang ibadah haji secara mandiri serta dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, dalam upaya mengantarkan Jemaah haji menggapai haji mabrur, sebagai tujuan utama pelaksanaan haji yang berdimensi kesalehan individu dan sosial.

“Hal ini penting, mengingat ibadah haji memiliki kekhususan tersendiri, baik dari segi tata cara maupun waktu dan tempat pelaksanaanya,” kata Menag.

Dengan berbagai latar belakang sosial budaya dan tingkat pendidikan, termasuk tingkat pengetahuan tentang manasik haji, Kemenag tertantang untuk mengoptimalkan bimbingan ibadah haji.

“Setiap tahun, pemerintah Indonesia memberangkatkan Jemaah haji ke tanah suci dalam jumlah yang besar, bahkan terbesar di antara Negara-negara lainnya didunia, semua itu menjadi tantangan tersendiri bagi Kemenag dalam mengoptimalkan bimbingan Jemaah haji,” ujar Menag.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar menjelaskan bahwa Kemenag telah melakukan penerbitan buku manasik haji dan umrah sejak tahun 1979, penyusunan buku tersebut melibatkan berbagai unsur baik ulama, cendekiawan, maupun praktisi haji.

“Pada saat itu masih menyatu dalam satu buku, belum terpisah seperti sekarang ini,” kata Nizar seperti dikutip dalam buku tersebut.

Perubahan buku dari satu buku menjadi beberapa buku secara terpisah, kata Nizar, dilakukan penyesuaian dengan melakukan update naskah dan takhrij hadis untuk memberikan informasi bahwa doa-doa yang dikutip dalam buku tersebut bersumber dari teks-teks Al-Qur’an, hadis dan yang diajarkan para ulama dalam kitab-kitab salaf (klasik).

Buku ini nantinya akan diberikan kepada setiap jemaah haji melalui Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH)

 

Sumber : https://haji.kemenag.go.id


Bagikan Berita ini