Rabu, 11 Apr 2018 - 13:29:55 WIB
Berita Kategori: Haji - Dibaca: 106 kali.

Baru, Rekrutmen Petugas Haji Dengan CAT dan Praktik

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Pelaksanaan rekrutmen petugas haji tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi akan dilaksanakan pada 12 April 2017. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, rekrutmen petugas haji tahun 2018 menggunakan aplikasi Computer Aided Test (CAT) dengan smart phon android bukan lagi ujian berbasis tertulis (pencil and paper test). Bukan hanya itu, tahun ini juga ditambahkan ujian praktik untuk menggantikan tes wawancara.

Pada 9 April 2018, para pegawai Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) yang akan ditugaskan supervisi proses rekrutmen petugas haji di masing-masing Kanwil Kemenag Provinsi dikumpulkan untuk membahas kesiapan rekrutmen petugas. Dalam pertemuan yang dipandu oleh Kepala Sub Direktorat Bina Petugas Haji dijelaskan berbagai hal teknis rekrutmen petugas haji.

“Saat ini proses registrasi akun online, upload dokumen, dan verifikasi masih berjalan di semua Kanwil,” ujar Agus Syafi’ di ruang rapat Kementerian Agama Lantai 6 Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2018).

Proses verifikasi data peserta merupakan bagian yang sangat penting karena hanya peserta yang telah terverifikasi oleh petugas Kanwil yang dapat mengikuti ujian CAT. “Setelah data terverifikasi oleh petugas Kanwil maka user dapat mencetak kartu ujian dan mengunduh aplikasi CAT,” ujar Agus menambahkan.

Selain masalah CAT, Kepala Seksi Pelatihan Petugas Syarif Rahman juga mengingatkan bahwa seleksi petugas tahun ini menggunakan ujian praktik.

“Ujian praktik calon petugas haji digunakan untuk menggantikan wawancara agar lebih objektif. Sebagai calon petugas haji harus dilihat kemampuannya dalam penguasaan ibadah, fiqih haji, selain formasi petugas yang dia pilih,” tegas Syarif Rahman.
“Kisi-kisi ujian praktik dan instrumen penilaiannya akan dibagikan menjelang keberangkatan dalam amplop tertutup,” imbuhnya.

Sementara berkaitan dengan kabar putusnya jaringan fiber optic (FO) di wilayah Papua, Kepala Sub Direktorat Data dan Sistem Informasi Haji Terpadu, Hasan Afandi memberikan penjelasan teknis.

“Efek gempa bumi beberapa hari yang lalu memang memutus jaringan internet Papua karena kabel FO di sekitar Biak terputus. Sehingga kita perlu menyiapkan skenario lain apabila sampai dengan waktu ujian serentak, masih terjadi gangguan jaringan internet di Papua,” kata Hasan Afandi.

Penilaian ujian petugas haji tahun ini dengan menggabungkan tiga komponen. Nilai administrasi maksimal 30, nilai ujian CAT paling tinggi 40, dan nilai parktik sebanyak-banyaknya 30, dengan rentang nilai 0-100.

 

Sumber : https://haji.kemenag.go.id


Bagikan Berita ini