Kamis, 03 Sept 2015 - 15:03:26 WIB
Berita Kategori: NTT - Dibaca: 1877 kali.

Pesawat Jatuh di El Tari Kupang, Dua Tewas

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Pesawat Angkasa Air Boeing 737 seri 400 PK-Koe dengan fligh number Koe 084 yang berangkat dari Jakarta menuju Kupang mengalami gagal landing hingga terbakar di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 3 September 2015 menyebabkan dua penumpang tewas.

Pesawat yang mengangkut 95 penumpang itu mengalami swing ke kiri grip map dan terbakar, dua penumpang tewas, 15 lainnya mengalami luka berat, 78 mengalami luka ringan, akibat shok dan trauma.

Tidak lama berselang terjadi kebakaran di plafon ruangan kantor imigrasi, bea cukai, dan karantina di terminal kedatangan Bandara El Tari Kupang. Beberapa penumpang menunggu bagasi panik dan berhamburan keluar.

Sebanyak lima penumpang mengalami luka sedang dan tiga orang luka ringan, karena terjatuh dan terbentur. Sedangkan dua perempuan pingsan akibat menghirup asap. Para korban tersebut dievakuasi Pembinan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan langsung ditangani di kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

Berselang satu jam kemudian petugas keamanan menemukan tas ransel di depan costumer service Komodo Air yang diduga berisi rangkaian bom. Tim gagana Birmob yang tiba di lokasi memerintahkan mengamankan dan mengevakuasi rangkaian bom aktif yang ditemukan di Bandara El Tari Kupang.

Rangkaian kejadian itu merupakan bagian dari skenario latihan penanggulangan keadaan darurat dirgantara raharja ke-48 PT Angkasa Pura I Kupang. Latihan itu melibatkan 329 personil dari TNI AU, Angkasa Pura dan instansi lainnya.

“Latihan PKD ini merupakan komkitmen angkasa pura I untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Direktur Operasi Bandara El Tari Kupang, Yushan Sayuti.

Latihan ini, menurut dia, untuk memastikan kesiapan bandara El Tari dalam mengahadapi kondisi emergency, dan melatih dan memantapkan kemampuan personil di Bandara. “Ini untuk menguji fungsi penanggulangan keadaan darurat di bandara,” katanya.

 

Sumber : http://www.nttterkini.com/


Bagikan Berita ini