Jumat, 28 Agts 2015 - 14:17:37 WIB
Berita Kategori: NTT - Dibaca: 1498 kali.

[ Menghidupkan `Jantung` dinamika Hidup ]

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Informasi di era globalisasi merupakan `jantung` dari inti pergerakannya dinamika hidup. Hal ini juga yang terus disikapi positif oleh Kementerian Agama, demikian juga di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam upaya lebih menyatukan langkah dan membakar semangat positif, untuk menyajikan informasi yang baik dan bermanfaat pada publik, Inmas Kanwil Kemenag Prov. NTT, melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) internal dengan pengelola informasi dari tiap bidang, jum`at 21 Agustus 2015.

Kasubag Inmas, Yohanes B. Seja, S.Fil. memaparkan tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Pejabat Pengelola Informasi dan publik (PPID) Kementerian Agama. “Mekanisme Permohonan Informasi Publik harus melalui satu pintu, sebagai upaya untuk memberikan informasi yang baik dan benar pada masyarakat. Karena otomatis, informasi yang keluar berdampak pada lembaga Kementerian Agama,” jelasnya.

Menurut Plh. Kabag TU, Seingo Bili, S.Pd, “Kita harus terus bersemangat untuk memberikan informasi yang baik dan benar,  dan website Kanwil harus senantiasa kita simak bersama dan terus hidup sebagai wujud informasi pelayanan publik kita pada masyarakat.”

Sebagai strategi lebih menghidupkan website Kanwil NTT, maka bidang-bidang juga harus mulai untuk membuat laman website bidang yang kontennya dapat lebih memenuhi kebutuhan informasi bidang dengan berbagai konten yang tidak ada dalam laman website Kanwil Kemenag NTT. Untuk saat ini, bidang yang telah berupaya eksis adalah Bidang Haji dan Bimas Islam  dengan alamat hajibimaisntt.com, yang akan masuk dalam konten unit kerja di website kanwil Kemenag NTT. Juga website Bidang Pendis yang lebih dulu hadir sebelum ada website kanwil NTT, yang terprogram secara nasional.

Hasil akhir dari rakor internal ini adalah kesepakatan untuk menyajikan data dan informasi yang up to date – tidak basi –, baik dan benar. Untuk mewujudkannya yang  dibutuhkan hanyalah integritas dan loyalitas yang tinggi. Sukses!  (Aida Ceha).


Bagikan Berita ini