Senin, 29 Mar 2021
Berita Kemenag Provinsi NTT - dibaca: 56 kali.

[ Penyelenggara Haji & Umrah Raih Penghargaan Penyampaian Rekonsiliasi Terbaik Ketiga Th. 2020 Oleh KPPN Kupang ]

Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU, red) Kantor Kementerian Agama Kota Kupang keluar sebagai peraih penghargaan terbaik ketiga dalam penyampaian rekonsiliasi tahun 2020 oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Kupang yang disampaikan dalam Forum Group Discussion LPJ dan Rekonsiliasi Bendahara Satuan Kerja (Satker, red) yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN, red) Kupang, Kamis, (25/3/2021) melalui media zoom meeting.

Kriteria penilaian nominasi Satker Peraih Penyampaian LPJ dan Rekonsiliasi terbaik, menurut Kepala Seksi PRH KPPN Kupang, Nyoto, ialah ketepatan waktu dan kehandalan data serta partisipasi dari para operator satker. Dari 200 lebih satker yang melakukan penyampaian LPJ dan Rekonsiliasi pada KPPN Kupang, 6 satker diantaranya masuk dalam nominasi terbaik. Dari keenam satker tersebut, tiga satker terbaik masuk dalam kategori penyampaian LPJ dan tiga lainnya masuk dalam kategori penyampaian rekon terbaik.

Selain PHU Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, beberapa satker yang juga menerima penghargaan terbaik dalam penyampaian Rekonsiliasi tersebut, antara lain, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT pada posisi terbaik Kedua, serta Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Alor pada peringkat pertama. Sedangkan untuk penerima nominasi penyampaian LPJ terbaik antara lain, Madrasah Aliyah Negeri 2 Alor pada peringkat ketiga, peringkat kedua diberikan pada Stasiun Meteorologi Mali Kabupaten Alor, dan  peringat pertama pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang.

Eddy Bagus, Kepala KPPN Kupang dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut dengan resmi, mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi hasil evaluasi pelaksanaan LPJ dan Rekonsiliasi tahun 2020 dimana terdapat kendala yang dihadapi satuan kerja dalam penyampaian kedua hal tersebut. Kendala ini menurut Eddy, mengurangi kualitas dari laporan keuangan pada tingkat kuasa BUN (Bendahara Umum Negara, red) KPPN.

“Kendala yang mengakibatkan ketidakakuratan data dari satker, berdampak pada kualitas laporan keuangan pada tingkat kuasa BUN kami (KPPN). Jadi, seluruh satker menyampaikan LPJ dan melakukan Rekon akan dirangkum dalam laporan keuangan. Keterlambatan itulah yang kemudian menjadikan ketidakakuratan data pada kami terjadi dan kualitas laporan keuangan KPPN tingkat Kota Kupang menjadi tidak bagus” jelas Eddy.

Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah, Drs. Hudayanur, yang dikonfirmasi melalui akun WhatsApp menyampaikan rasa syukurnya karena telah menerima penghargaan dari KPPN serta mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan di PHU atas kerja sama selama penyampaian LPJ dan Rekonsiliasi di tahun 2020 dan kepada KPA (Kuasa Pengguna Anggaran, red) atas arahan-arahan selama penyampaian ke KPPN di tahun anggaran 2020.

“Pertama kita bersyukur karena KPPN memberikan penghargaan. Segala sesuatu ini kita syukur, ya teman-teman di satker PHU, kerjasama tim bersama semua unsur, juga KPA dan arahan-arahan dari teman-teman, juga tim dari Kemenag yang selalu mengingatkan, ya Alhamdulilah pada akhirnya kita mendapatkan sebuah penghargaan” tuturnya.

Hudayanur berharap, penghargaan ini menjadi daya dorong bagi PHU dan satker-satker lain, agar tetap berjuang menyampaikan LPJ dan Rekonsiliasi tepat waktu dengan data yang akurat. Ia juga menegaskan ditahun anggaran 2021 yang sedang berjalan, PHU dapat memertahankan prestasi tersebut.

“Semoga ini dapat kita pertahankan. Kedepan kita tetap selalu konsisten, karena rekonsiliasi ini penting, karena ini adalah ukur untuk kita sebagaimana perintah yang diinstruksikan kepada kita; juga hal-hal lain tentunya” lanjut beliau.

 

Sumber: https://ntt.kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Zakat dan Wakaf Dapat Atasi Kesenjangan Ekonomi Nasional.
» Bagaimana Penentuan Jemaah Jika Kuota Haji Terbatas? Ini Penjelasan Wamenag.
» Penyuluh Agama Islam Kemenag Wujudkan Inovasi Dakwah Pemberdayaan Ekonomi.
» Kemenag Serius Tingkatkan Kompetensi Penceramah Agama.
» Isbat Awal Ramadan 1442 H Digelar 12 April, Ini Lokasi Rukyatul Hilal.
» Jadwal Imsakiyah Ramadan 1442 Hijriah Kemenag Bisa Lewat Scan Barcode.
» Kemenag: Biaya Haji 2021 Masih Dibahas Panja.
» Sesditjen Tekankan Penyaluran Dana ZIS Tidak Salah Sasaran.
» Solutif, Penyuluh Agama Islam Bekasi Berikan Layanan Melalui Mobil Keliling Bilal.
» Penyuluh Agama Islam Kemenag Gelontorkan 10 Juta Rupiah untuk Korban Bencana NTT.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala