Kamis, 21 Jan 2021
Berita Kemenag Pusat - dibaca: 63 kali.

[ Biro Kepegawaian Kemenag Terapkan Tata Naskah Elektronik ]

Kementerian Agama kini sudah mulai menerapkan tata naskah elektronik (e-Takah) dalam penataan kearsipan, utamanya untuk kepegawaian. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Saefuddin.

“Kami sudah berhasil membuat e-takah atau tata naskah elektronik. Semuanya sudah berbasis IT sehingga sangat memudahkan masyarakat saat akan mencari arsip kepegawaian di Kementerian Agama,” terang Saefuddin di Jakarta, Rabu (20/01).

“Arsip Kepegawaian ini tidak hanya menjadi kebutuhan ASN, tapi juga masyarakat, utamanya keluarga ASN saat mereka mengurus sejumlah layanan, seperti Taspen orang tua dan lainnya,” sambungnya.

Menurut Saefuddin, e-Takah dikembangkan Biro Kepegawaian Setjen Kemenag sejak 2019. Pengembangan ini merupakan amanah dari Keputusan Menteri Agama (KMA) No 824 tahun 2018 tentang Pengelolaan Tata Naskah Kepegawaian. KMA ini merupakan turunan dari UU No 43 tahun 2009 tentang Kearsipan.

“Apa yang dilakukan Ropeg akan menjadi contoh untuk disosialisasikan ke seluruh daerah. Sebab, seluruh Satker Kemenag juga harus mulai berbenah melakukan tata naskah elektronik sesuai KMA 824,” jelasnya.

“UU 43 tentang Kearsipan juga mengatur bahwa arsip dinamis wajib disediakan bagi kepentingan pengguna arsip yang berhak,” sambungnya. 

E-Takah Biro Kepegawaian Kemenag dipusatkan di gedung Sasana Amal Bakti Kemenag. Seluruh arsip sudah disusun secara rapih sekaligus dilakukan proses digitalisasi. Tercatat ada lebih 78.955 arsip yang telah dilakukan penataan dan digitalisasi hingga mencapai 225.721 file. “Selain mudah diakses dalam proses pencarian manual, ke depan arsip kepegawaian juga akan dapat diakses secara online,” harapnya.

Ke depan, lanjut Saefuddin, Biro Kepegawaian akan  melakukan identikasi  pelaksanaan KMA 824/2018 di daerah. Identifikasi dilakukan untuk mengetahui persoalan kearsipan di daerah. Selain itu, Biro Kepegawaian juga akan melakukan bimtek baik untuk unit eselon 1 pusat maupun ke satker-satker di daerah. 

“Kita akan terus berupaya melakukan pendampingand an  mentoring pelaksanaan penataan naskah/arsip kepegawaian di pusat dan daerah,” tandasnya.

 

Sumber: https://kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Transformasi Digital Pendidikan Keagamaan, Kemenag Rilis Aplikasi EMIS 4.0.
» Kemenag Perluas Akses Madrasah Inklusi untuk Siswa Berkebutuhan Khusus.
» Prinsip Utama Moderasi Beragama Adalah Toleransi.
» Bencana Alam Jadikan Muhasabah Bersama.
» Syarat Administrasi, Biaya dan Cara Daftar Nikah di KUA.
» Kemenag Dorong LAZ Digitalisasi Zakat.
» Kehadiran LAZ Percepat Penyaluran Bantuan Sosial di Daerah Bencana.
» Dibalik Nama Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral.
» Pandemi, Kemenag Mulai Kembangkan Madrasah Digital.
» Kakanwil Serahkan SK PT. Nabila Inti Persada, Cabang Travel Umroh Resmi Pertama di NTT.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala