Rabu, 21 Okt 2020
Berita Kemenag Provinsi NTT - dibaca: 77 kali.

[ Kakanwil Kemenag NTT: Tugas Kita Adalah Menghabiskan Anggaran ]

Bidang Haji dan Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Kegiatan Konsultasi, Pembahasan dan Penyusunan RKA K/L Tahun Anggaran 2021 di Hotel Jayakarta Labuan  Bajo, Kabupaten Manggarai Barat selama tiga hari,  21 s.d. 23 Oktober 2020.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs Sarman Marselinus didampingi Kepala Kantor kemenag Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Nikolaus Nuka, dan Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam, Drs. H. Husen Anwar.

Dalam sambutannya, Sarman menyampaikan bahwa Anggaran adalah modal utama kita untuk membangun bangsa, modal untuk melaksanakan tusi kita di Kementerian agama yaitu tusi agama dan tusi pendidikan.

 

“Makin besar anggaran yang kita dapat, makin besar modal, makin besar kekuatan kita, makin besar kegiatan-kegiatan yang kita lakukan, makin besar perubahan-perubahan, makin  meningkat pula kesejahteraan rakyat”.

 

“Kalau kita sudah mendapatkan anggaran, maka tugas kita adalah menghabiskan anggaran tersebut”, tegasnya.

 

Dengan anggaran yang ada, kita merancang berbagai kegiatan yang dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, dalam hal ini pembinaan dan juga pelayanan haji.

Di Nusa Tenggara Timur, pelaksanaan tugas  Penyelenggara Haji dan Umrah dihadapkan pada aneka problematika yang cukup kompleks, di antaranya:

1) Kondisi wilayah geografis Nusa Tenggara Timur yang merupakan provinsi kepulauan

2) Tempat tinggal umat Islam yang menyebar

3) Kantor Urusan Agama yang tidak menyebar di seluruh wilayah kecamatan

4) Tidak ada KBIH (Kelompok Binaan Ibadah Haji). Bimbingan kepada calon haji dilaksanakan melalui manasik haji yang dibuat di KUA dan atau Kantor Kementerian Agama  

5) Jumlah aparatur yang terbatas termasuk di lingkungan KUA

6) Alokasi kuota haji yang minim (670) yang berdampak pada lamanya masa tunggu kurang lebih 19 tahun.

 

Beberapa kondisi di atas, tidak menyurutkan layanan penyelenggaraan haji dan umrah di Nusa Tenggara Timur. Dalam beberapa waktu terakhir ini, kita di Nusa Tenggara Timur telah berupaya mengimplementasikan strategi yang dicanangkan Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah untuk peningkatan layanan haji. Beberapa kegiatan yang telah dan sedang kita lakukan, yakni: Pertama, melakukan revitalisasi asrama haji dengan anggaran SBSN dan pengajuan peningkatan status dari asrama haji transit menjadi UPT. Kedua, menyampaikan usulan penambahan kuota. Ketiga, mengembangkan program manasik haji sepanjang tahun. Keempat, meningkatkan koordinasi dan konsolidasi baik dengan calon jemaah haji dan lembaga mitra terkait, untuk peningkatan layanan haji pada umumnya.

 

Kondisi umum layanan penyelenggaraan haji dan umrah di Nusa Tenggara Timur ini seyogyanya membantu kita dalam melakukan penyusunan program dan anggaran Penyelenggara Haji dan Umrah Tahun Anggaran 2021. Penyusunan program dan anggaran ini idealnya bisa menjawab kebutuhan masyarakat kita untuk mendapat layanan haji dan umrah yang maksimal.

 

 

 

Pada bulan Juli yang lalu kita telah melakukan penyusunan pagu sementara. Kali ini kita berkumpul untuk melakukan konsultasi, pembahasan dan penyusunan pagu definitif. Itu artinya penyusunan rencana kerja dan anggaran yang kita lakukan pada kesempatan ini akan sangat menentukan arah dan langkah program dan kegiatan Penyelenggara Haji dan Umrah di Nusa Tenggara Timur pada tahun 2021 nanti.

 

"Masih ada ruang dan waktu bagi kita untuk melakukan koreksi dan perbaikan atas dokumen pagu sementara yang ada pada kita. Momen ini sangat strategis dan menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi akhir menjelang penyusunan RKA-K/L 2021. Karena itu, saya harap kita semua memanfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya untuk menyusun rencana kerja dan anggaran kita sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi peningkatan kualitas Penyelenggaraan Haji dan Umrah ke depan", harapnya.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 52 orang yang terdiri dari  penyelenggara haji dan umrah dan operator perencana Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Timur, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama panitia dan pihak hotel dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan penerapan 3 M (Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Kakanwil Lantik Anton Jadi Kakankemenag Belu dan Herman Jadi Kakankemenag Sikka.
» Kakanwil, Laksanakan Pesan Presiden Dalam Mengelola DIPA!.
» Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama dan Libur Akhir Tahun 2020 Pertimbangkan Lonjakan Kasus Covid-19.
» DPR dan Kemenag Mulai Bahas Persiapan Operasional Haji 2021.
» Bantuan Jutaan Paket Data Internet PJJ Madrasah Mulai Disalurkan.
» Sapa Guru dan Siswa Madrasah di Ende, Dirjen Pendis Diskusi Pancasila.
» Kasubag PDI, Alhamdulillah ! Total Pagu NTT tidak terdapat Blokir, Cermati Beda 2020 dan 2021.
» Menag Harap Lembaga Pendidikan Ajarkan Islam yang Toleran.
» Bagian Persiapan dan Mitigasi Haji, Kemenag Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik.
» Menag: Jangan Ada ASN Kemenag Miliki Sikap Berbeda dengan Pemerintah.

» Kiat Menumbuhkan Kasih Sayang.
» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala