Selasa, 14 Sept 2020
Berita Kemenag Pusat - dibaca: 47 kali.

[ Kemenag Ajak Praktisi Kampanye Literasi Wakaf ]

Kementerian Agama mengajak para praktisi perwakafan di tanah air untuk mengkampanyekan literasi wakaf dan memperluas jangkauan literasi melalui media sosial. Perluasan jangkauan itu perlu dilakukan untuk meningkatkan minat berwakaf terutama bagi kalangan yang terbiasa menggunakan gawai sebagai media informasi sehari-hari.

Hal tersebut dikatakan Dirjen Bimas Islam, Kemenag RI, Kamaruddin Amin saat berbicara dalam forum Rakornas Badan Wakaf Indonesia (BWI) Tahun 2020 di Jakarta, Senin (14/09).

“Misalnya, secara sederhana dengan membuat meme yang mudah dicerna masyarakat tentang wakaf,” katanya.

Hal itu dilakukan karena masyarakat di era digital lebih mudah memahami media informasi yang sederhana. "Ilmu tentang wakaf masih minim menyentuh masyarakat, beda dengan zakat yang ilmunya sudah ada dari SD, SMP dan SMA," ujar mantan Dirjen Pendidikan Islam itu.

Oleh sebab itu, lanjut Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini, praktisi dan stakeholders perwakafan perlu menggalakkan literasi masyarakat tentang wakaf dengan bekerja sama dengan elemen masyarakat dan kaum muda seperti kelompok mahasiswa.

 

“Bersinergi dengan elemen masyarakat ini penting karena dapat menjangkau masyarakat awam yang belum tahu pentingnya wakaf. Bila sudah tahu, dijamin akan ada optimalisasi wakaf,” katanya.

 

Rakornas BWI digelar di Hotel Sultan Jakarta, 14 September 2020. Rakornas yang mengambil tema "Kebangkitan Wakaf Produktif, Menuju Indonesia Emas 2045" itu dihadiri Wakil Presiden Ma`ruf Amin, Menteri Agama Fachrul Razi, Ketua BWI Muhammad Nuh, dan perwakilan BWI seluruh Indonesia.

 

Sumber : https://kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 




Stylish Tabbed Navigation Demo

» Bimas Islam Bekali PAI Pemahaman Administrasi Wakaf.
» Program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Resmi Diluncurkan.
» Penguatan Kompetensi Penceramah, Kemenag: Terbuka untuk Seluruh Ormas.
» Kemenag Targetkan Tahun 2024 Semua Gedung KUA Kokoh Berwibawa.
» Wamenag: Tidak Ada Lagi Penceramah Bersertifikat.
» Kemenag Rilis Program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama.
» Kabar Gembira, Kemenag NTT Masuk 5 Besar.
» Rakornas Kemasjidan: Masjid Sebagai Basis Pemberdayaan Ekonomi Hingga Literasi Keagamaan.
» Azyumardi Azra: Perlu Peningkatan Kapabilitas dan Kompetensi Penceramah.
» Wamenag Buka Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat.

» Syekh Ali Jum`ah: Rasulullah Tidak Memerintahkan Kita Mendirikan Khilafah untuk Kedua Kalinya.
» Kisah Orang Badui Lari dari Shalat Jamaah Karena Imamnya Kelamaan.
» Sejarah Awal Mula Adzan.
» Sebelum Dibayar, Hutang Dibawa Mati.
» Puasa Arafah Penghapus Dosa.
» Larangan Membocorkan Rahasia.
» Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah.
» Peringatan Rasul terhadap Orang yang Shalat Terburu-Buru.
» Mukmin Adalah Orang yang Ramah.
» Penjelasan Rasulullah tentang Tanda Kiamat.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala