Kamis, 14 Nov 2019
Berita Bimas Islam - dibaca: 210 kali.

[ Rakornas Forkopinda, Menag Paparkan Delapan Tujuan Pembangunan Agama ]

Kupang, Be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Menag Fachrul Razi hari ini, Rabu (13/11), menjadi salah satu pembicara pada Rapat Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Rakornas Forkopimda), di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Menag berbicara dalam diskusi panel tentang Pengembangan Sumberdaya Manusia. 

Di hadapan ratusan pimpinan daerah yang hadir, Menag menyampaikan delapan tujuan bidang agama tahun 2020-2024. Pertama, peningkatan kualitas kesalehan umat beragama. Kedua, penguatan moderasi dan kerukunan umat beragama. Ketiga, penyediaan layanan keagamaan yang adil dan merata. Keempat, peningkatan dan pemberdayaan kelembagaan dan sumber daya ekonomi umat. 

Kelima, perluasan akses pendidikan umum berciri khas agama, pendidikan agama, dan keagamaan. Keenam, peningkatan kualitas pengelolaan dan mutu pendidikan agama dan keagamaan. Ketujuh, penguatan produktivitas dan daya saing pendidikan keagamaan. Kedelapan, peningkatan kualitas tata kelola yang efektif dan akuntabel.

Menag juga menyinggung dinamika kehidupan keberagamaan di Indonesia yang tengah menghadapi tantangan yang perlu disikapi bersama. Menurutnya, ada sebagian masyarakat yang memilih untuk mencari jawaban atas pertanyaannya melalui media sosial atau saluran internet.

"Mereka yang memiliki pertanyaan tentang keagamaan, sekarang dengan mudahnya mencari jawaban di media sosial. Bukan kepada pihak yang memiliki otoritas langsung," kata Menag. 

Ini menjadi hal baru. Sebab, kata Menag, selama ini, pengetahuan keagamaan diperoleh oleh umat dari sumber utama, yaitu kyai atau pun pemuka agama. Namun, saat ini dalam era industri 4.0, atau dikenal dengan era disrupsi, maka keberadaan teknologi dalam hal ini keberadaan sosial media menggeser peran para pihak otoritatif tersebut. 

Kondisi semacam ini menuntut kehadiran negara dan pihak otoritatif untuk memberikan arahan bagaimana cara beragama. Apalagi menurutnya, pengguna sosial media ini merupakan generasi milenial, yang akan menjadi generasi penerus negeri ini. "Pemerintah dan otoritas formal wajib mengarahkan mereka pada pilihan terbaik," tutur Menag.

Munculnya narasumber perihal keagamaan dari lembaga formal keagamaan menurut Menag diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari disrupsi di bidang agama. "Ini tentunya juga menghindari pemahaman sempit di bidang agama yang memungkinkan munculnya ekstrimisme atau radikalisme," tandasnya. 

Sehubungan itu, Menag berkomtimen untuk terus memperkuat peran lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan keagamaan. Hal ini ditempuh dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi keagamaan masyarakat.

 

Sumber : https://kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini

 



Stylish Tabbed Navigation Demo

» Kakanwil : 9 Satker Hebat !! VC Penyelesaian Inventarisasi Penilaian BMN Th. 2020.
» Menag dan Dubes UEA Bahas E-Learning, Imam dan Pembangunan Masjid.
» Kemenag Minta Biaya Kesehatan Haji Distandarkan.
» Batal Berangkat, Bagaimana Nasib Perlengkapan Haji 2020?.
» Sambut Tahun Ajaran Baru, Modul Moderasi Beragama Siap Digunakan.
» Sidang Isbat Awal Zulhijjah Digelar 21 Juli 2020.
» Simak! 2 Hal Penting di Rataspim (Rapat Terbatas Pimpinan) Hari ini - Kemenag NTT.
» Kemenag Terima Aset Tanah Untuk Pembangunan Replica Grand Mosque Mohammad bin Zayed.
» Lantik 4 Pejabat, Kakanwil Sarman Minta Pejabat Lakukan Hal Ini.
» Kemenag NTT: Pendampingan SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) Secara Daring.

» Ini Beberapa Nasihat dari Para Ulama untuk Mengobat Penyakit Hati.
» Mengapa Ada Orang Berilmu, Tapi Perilakunya Seperti Orang Tidak Berilmu?.
» Batal Haji, Ini Amalan-amalan yang Pahalanya Setara Ibadah Haji.
» Berdoa Dengan Bahasa Indonesia Di Dalam Salat.
» Hukum Memakai Masker ketika Shalat Saat Terjadi Wabah Covid-19.
» Puasa yang Mentransformasi.
» Sahabat di Penghujung Ramadan.
» Hadis Harian 30 : Semarak Bertakbir.
» Hadis Harian 28 : Rukyatul Hilal.
» Hadis Harian 27 : Karakter Keaslian Manusia.

Layanan HAJI
» Pendaftaran Haji
» Penundaan Berangkat Haji
» Percepatan Berangkat Haji
» Penggabungan Mahram dan Pendamping Haji
» Pembatalan Berangkat Haji
» Penyewaan Gedung Asrama Haji
» Cek Estimasi Keberangkatan.

Layanan Bimas Islam
» Rekomendasi Nikah
» Pendaftaran Nikah
» Akad Nikah
» Pencatatan Nikah
» Penerbitan Duplikat Akta Nikah
» Legalisasi Duplikat Akta Nikah
» RUJUK
» Rekomendasi Pendirian Masjid
» Rekomendasi Bantuan Rehabilitasi Masjid/ Musala