Rabu, 06 Nov 2019 - 20:11:18 WIB
Berita Kategori: Haji - Dibaca: 32 kali.

[ Kemenag Akan Percepat Pembagian Buku Manasik Haji ]

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Tahun 2020 Kementerian Agama mencanangkan sebagai tahun peningkatan kualitas manasik haji. Selaras dengan itu Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) akan mengupayakan pencetakan dan pengiriman Buku Paket Manasik Haji akan dicetak lebih awal.

“Tahun 2019, jemaah sudah menerima Paket Buku Manasik pada bulan Maret, mudah-mudahan tahun 2020 Jemaah bisa lebih cepat lagi menerima buku tersebut pada bulan Januari atau Februari,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kualitas Bimbingan Manasik Haji di Jakarta. Selasa (05/11).

Forum ini kata Nizar diulakukan uituk bisa mendukung terhadap upaya percepatan percetakan dan pengiriman Buku Manasik, “Harapan kami dalam forum ini Bapak dan Ibu bisa menyampaikan masukannya untuk perbaikan dan peningkatan kualitas buku manasik ini yang akan dicta tahun ini,” tutur Nizar.

Selain percepatan pencetakan buku manasik haji, Kemenag juga akan mendukung peningkatan kualitas manasik haji dengan memberdayakan ketua rombongan (karom) dalam bimbingan manasik dan bimbingan manasik sepanjang tahun.

Disamping itu pula, Kemenag juga akan mengupayakan pembentukan kloter bisa dilakukan lebih awal, sehingga profil jemaah haji baik dari sisi pendidikan dan kemampuannya bisa dilihat lebih dini.

“Ini penting sebagai pola penyusunan dan klasifikasi bimbingan manasik yang akan diberikan kepada jemaah haji,” jelas Nizar.

Dalam menyiapkan materi-materi buku bimbingan manasik, diharapkan untuk memperhatikan 6 aspek antara lain fakta, peristiwa sejarah, konsep (hasil pemikiran), prinsip (kaidah), prosedur dan sirap (nilai).

Nizar juga berpendapat, dalam buku ini sebaiiknya menggunakan bahasa-bahasa yang mengalir sehingga tidak perlu menggunakan bahasa yang akademis. “Gunakan bahasa-bahasa yang populer, yang bisa dipahami jemaah haji,” harap Nizar.

Senada hal itu, Direktur Bina Haji Khoirizi berharap revisi penyempurnaan buku manasik haji ini selesai akhir bulan November ini, sehingga bulan Desember bisa langsung lelang, tujuannya agar jemaah haji mendapatkan buku manasik ini lebih awal.

Saat ini juga pihaknya telah melakukan pembinaan bimbingan manasik dengan bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk melaksanakan ujian sertifikasi pembimbing ibadah haji untuk mempersiapkan tenaga-tenaga pembimbing manasik yang profesional.

“Kita terus memonitor pelaksanaan kegiatan sertifikasi dan kepada Subdit Bimbingan Jemaah agar terus mendorong pelakasanaan sertifikasi pembimbing manasik tersebut,” ucap Khoirizi.

Khoirizi juga berpesan kepada peserta penyempurnaan buku manasik haji untuk mengamalkan pesan Menteri Agama antara lain yakni Menjaga Perdamaian, Menjaga Persatuan, Anti Radikalisme serta Menjaga Solidaritas.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 harı mulai 5 - 6 November 2019 dengan menghadirkan peseta dari para konsultan ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

 

Sumber : https://haji.kemenag.go.id/


Bagikan Berita ini