Jumat, 04 Okt 2019 - 10:15:59 WIB
Berita Kategori: Bimas Islam - Dibaca: 19 kali.

[ Bimas Islam Ajak Milenial Bangun Literasi Zakat Wakaf ]

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Tingginya total potensi penghimpunan zakat dan wakaf di Indonesia yang mencapai 72 triliun. Namun faktanya berbanding terbalik dengan realita pengumpulan melalui Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Amil Zakat dan Badan Wakaf Indonesia.

Faktor utama kesenjangan antara potensi dan realita adalah minimnya edukasi dan sosialisasi literasi zakat dan wakaf di lapisan masyarakat Indonesia. Strategi yang tepat sebagai solusi tersebut adalah mendorong kaum muda para generasi millennial sebagai garda terdepan dalam mendukung literasi zakat dan wakaf pada generasi mendatang.

Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mengadakan lomba essay untuk mendorong literasi zakat dan wakaf bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada Rabu (02/10/2019) bertempat di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, bersamaan dengan agenda Zakat Wakaf Goes To Campus, para finalis lomba memaparkan essay. Sebanyak 78 peserta yang berasal dari seluruh kampus di Indonesia mengikuti lomba ini, pada akhirnya terseleksi 5 finalis yang terdiri dari kampus UGM Yogya, UNM Malang, UIN Jakarta, Univ Brawijaya Malang, Unesa Surabaya.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Muhammad Fuad Nasar sangat mengapresiasi ide-ide dan gagasan yang tertuang dalam essay para peserta. "Besar harapan nantinya literasi zakat dan wakaf ini bisa massif ke seluruh generasi millennial dan menjadikan gaya hidup. Karena menunaikan zakat dan wakaf merupakan bentuk ketakwaan dalam hal ekonomi,” katanya.

Pada akhir perlombaan keluar sebagai juara 1 dari kampus UGM Yogyakarta yang menyampaikan ide yaitu pengunaan Arcgis Online dalam upaya manajemen penyebaran dan pemerataan zakat: studi kasus daerah DIY Yogyakarta. Juara 2 dari kampus UNM Malang yang menyampaikan ide yaitu gagasan pengelolaan wakaf tunai pada sektor maritime sebagai ikhtiar meningkatkan kesejahteraan ekonomi sang pelaut. Serta juara 3 dari kampus UIN Jakarta yang menyampaikan ide yaitu Implementasi akad musyarakah guna mendorong tingkat pendapatan anggota bank wakaf mikro (BWM)

 

Sumber : https://bimasislam.kemenag.go.id


Bagikan Berita ini