Jumat, 28 Jun 2019 - 22:27:05 WIB
Berita Kategori: Bimas Islam - Dibaca: 156 kali.

[ Sebanyak 34 Kafilah dari Seluruh Provinsi Hadiri Malam Ta`aruf STQ Nasional ke 25 di Pontianak ]

Sebanyak 34 kafilah perwakilan seluruh Provinsi pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke XXV menghadiri malam ta`aruf di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat Jumat (28/6/2019) malam.

Hadir di antaranya Gubernur Kalbar H Sutarmidji, Wagub Kalbar H Ria Norsan, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Nasional, Prof Dr H Muhammadiyah Amin MAg, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Pangdam XII /Tpr, Mayjend TNI Herman Asaribab, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono,Gubernur dan Wakil Gubernur undangan, Wali Kota dan Bupati se Kalimantan Barat, beserta tamu undangan lainya.

Kemudian dilanjutkan pembacaan surat Keputusan penetapan tuan rumah STQ Nasional 2019 oleh Direktur Penerangan Agama Islam Dr Ahmad Juraidi MA.

Kemudian acara dilanjutkan penyerahan bendera STQ kepada Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dari Ketua LPTQ Nasional.

Ketua LPTQ Nasional, Prof Dr H Muhammadiyah Amin MAg, mewakili Menteri Agama Republik Indonesia, mengatakan, sebagaimana jelang pelaksanaan STQ selalu dilaksanakan terlebih dahulu digelar malam taaruf dalam rangka saling mengenal antar kafilah.

Tujuan agar kegiatan STQ berjalan lancar dengan menjunjung tinggi nilai Alquran.

"Kemudian agar kita disini memiliki niat dan persepsi yang sama," ujarnya

Dia mengatakan dalam pelaksanaan ajang STQ Nasional bahkan internasional prestasi membanggakan senantiasa diraih. Namun menurutnya yang terpenting dibalik kejuaraan tersebut bagaimana Alquran memberikan dampak dalam kehidupan bernegara.

"Kita mengucapkan terimakasih kepada Pontianak Kaliamantan Barat yang berkenan menjadi tuan rumah,"ujarnya.

Ia mengatakan banyak daerah yang menginginkan menjadi tuan rumah STQ namun pihaknya mengatakan ada berbagai pertimbangan sebelum menetapkan tuan rumah terutama menyangkut kesiapan.

"Dan saya melihat bagaimana kesiapan Pontianak Kalimantan Barat ,"ujarnya.

Ia berpesan bagaimana kedepan pada hafiz dapat diberdayakan di masjid-masjid seluruh Indonesia.

 

Sumber : https://pontianak.tribunnews.com


Bagikan Berita ini