Senin, 04 Feb 2019 - 09:23:30 WIB
Berita Kategori: Haji - Dibaca: 23 kali.

Seperti Apa Megahnya Gedung PLHUT?

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Kemenag mendapatkan anggaran dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). PLHUT merupakan inovasi atau pengembangan layanan haji dan umrah kepada masyarakat.

Seperti apa nantinya gedung PLHUT dan bagaimana spesifikasinya? Kepala Bagian Perencanaan dan Humas Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Slamet, membeberkan PLHUT yang akan dibangun di 16 Kabupaten/Kota pada tahun 2019.

“PLHUT merupakan pusat layanan terpadu bagi calon jamaah haji dan umrah meliputi layanan informasi, pendaftaran, pembayaran melalui bank yang ditunjuk, serta layanan bimbingan manasik haji dan umrah. Jadi nantinya calon jamaah mendapatkan seluruh layanan dalam satu gedung,” papar Slamet saat rapat koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 16 Kemenag Kabupaten/Kota penerima proyek PLHUT di Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Lebih lanjut Slamet juga menjelaskan agar masyarakat mendapatkan image yang seragam tentang fasilitas pelayanan PLHUT di seluruh Kabupaten/Kota, perlu dikembangkan desain standar. “Dengan desain yang sama masyarakat mudah mengenali bangunan PLHUT, dimanapun bangunan tersebut berada,” ujarnya menambahkan.

Menurut Slamet, Kemenag telah menyusun dokumen desain. Prototip berupa gambar kerja, spesifikasi teknis, dan perkiraan anggaran biaya. Gedung PLHUT nantinya akan dibangun dua lantai di atas lahan seluas 200 meter, sehingga total luas bangunannya 400 meter persegi.

“Lantai satu ada lobby, ruang tunggu, konter layanan perbankan, ruang dokumen, ruang biometrik (Siskohat), ruang rapat, dan ruang kepala unit serta dua kamar mandi. Lantai atas ada ruang pertemuan, gudang, dan kamar mandi,” jelas Slamet.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, PLHUT masih tergolong gedung sederhana. Apabila dalam proses lelang terdapat efisiensi anggaran, PLHUT nantinya akan dilengkapi dengan meubeler, CCTV, TV monitor untuk informasi haji dan umrah, serta perlengkapan rapat dan kantor.

Di akhir rapat telah disepakati timeline kegiatan pembangunan PLHUT. Rincian kegiatan berupa pengadaan langsung konsultan perencana, perencanaan, lelang konsultan pengawas, lelang kontraktor, dan pelaksanaan fisik. Waktu pelaksanaan sejak pengadaan konsultan perencana hingga akhir pelaksanaan fisik dijadwalkan dari Februari sampai dengan November 2019.

 

Sumber : https://haji.kemenag.go.id


Bagikan Berita ini