Kamis, 29 Nov 2018 - 09:21:12 WIB
Berita Kategori: Haji - Dibaca: 19 kali.

Raker Laporan Penyelenggaraan Haji Bersama DPR RI Hasilkan 16 Rekomendasi

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Komisi VIll DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Agama RI, Menteri Kesehatan RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal, dan Menteri Perhubungan RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara dengan agenda Evaluasi Penyelenggaraan lbadah Haji Tahun 1439 H/2018 M. Pada rapat yang digelar pada Senin (26/11/2018) dihasilkan beberapa hal sebagai upaya perbaikan penyelenggaraan haji mendatang.

Melalui lembar kesimpulan Rapat Kerja, Komisi VII DPR RI mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1439 H/2018 M yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah dengan baik. Selanjutnya, Komisi VIll DPR RI juga mendesak Kementerian Agama RI, Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Perhubungan RI untuk menyusun rencana strategis penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H/2019 M kepada Komisi VII] DPR RI sebelum Penetapan BPIH tahun 1440 H/2019 M.

Komisi VIll DPR RI mendesak Kementerian Agama RI untuk memperhatikan sungguh-sungguh dan menindaklanjuti pandangan Anggota Komisi VIII DPR RI yang dituangkan dalam 16 rekomendasi. Berikut selengkapnya rekomendasi DPR RI yang harus ditindaklanjuti Kementerian Agama.

1. Meningkatkan diplomasi dengan Pemerintahan Arab Saudi sebagai upaya peningkatan kuota jemaah haji dan pelayanan serta perlindungan jemaah haji selama di Arab Saudi.

2. Menyediakan penempatan tenda jemaah haji seluruhnya di Mina.

3. Meningkatkan kualitas pelayanan di Arafah, Muzdalifah, Mina dan Jamarat terutama peningkatan jumlah dan kualitas tenda jemaah, fasilitas toilet dan pelayanan bus dan manajemen distribusi petugas di fase Armina.

4. Meningkatkan kualitas tenda kesehatan di Arafah dan Mina, Pos Kesehatan di Mina Jadid, dan memastikan tersedianya sumber listrik di pos kesehatan.

5. Mengupayakan pelayanan konsumsi bagi jemaah haji pada saat H-3 dan H+2 waktu puncak haji Arafah Mina.

6. Mempertimbangkan adanya regulasi terkait pendampingan bagi jemaah haji lanjut usia yang akan berangkat haji.

7. Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dalam peningkatan kualitas makanan jemaah sakit dan jemaah lansia tanpa pendamping di pemondokan.

8. Menetapkan standar pelayanan haji dan menjaga standar pelayanan secara konsisten.

9. Meningkatkan mekanisme pengawasan internal penyelenggaraan ibadah haji.

10. Meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi petugas secara maksimum tentang standar pelayanan haji dan Standar Operasional Prosedur (SOP).

11. Meningkatkan bimbingan manasik ibadah haji dan manasik perjalanan haji bagi calon jemaah haji di dalam negeri.

12. Meningkatkan pengamanan barang jemaah di Bandara, mengingat terdapat jemaah haji yang mengalami kehilangan barang ketika dilakukan pemeriksaan barang.

13. Meningkatkan kualitas pemahaman petugas haji TPHI, TPIHI, dan TPHD dan bimbingan ibadah haji bagi jemaah haji saat di Arab Saudi.

14. Buku manasik ibadah haji dan manasik perjalanan haji harus diberikan sebelum bimbingan manasik haji dilakukan oleh KUA dan Kemenag Kabupaten/Kota.

15. Memperbaiki kualitas perlengkapan jemaah haji (tas, kain ihram, koper, dan lainnya).

16. Meningkatkan pengawasan terhadap kontrak pelayanan katering, akomodasi, transportasi dan pelayanan arafah mina.

 

Sumber : https://haji.kemenag.go.id


Bagikan Berita ini