Sabtu, 13 Okt 2018 - 21:22:27 WIB
Berita Kategori: Bimas Islam - Dibaca: 29 kali.

Menag Beri Apresiasi Inisiator e-Maqra

Kupang, be Master News (Bidang Haji dan Bimas Islam) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin memberikan apresiasi kepada Inisiator e-MAQRA, Nur Yasin Shirotol Mustaqim dan LPTQ Jawa Timur sebagai pengagas Aplikasi Penilaian Musabaqah.

Dikatakan Menag, e-Maqra dan Aplikasi penilaian Musabaqah telah menandai era baru MTQ. Hal itu disampaikan Menag disela-sela persiapan Penutupan MTQ Nasional ke-27 di Kota Medan, Sumatra Utara (12/10). 

Dalam pertemuan itu Menag memberikan apresiasi kepada Tim E-MAQRA dan Aplikasi Musabaqah yang dinilainya telah berjasa besar terhadap kemajuan MTQ.

"Saya berterimakasih, Anda semua telah menorehkan sejarah karena telah menciptakan e-Maqra dan Aplikasi penilaian Musabaqah", ujar Menag.

Menag juga menegaskan jika e-Maqra dan Aplikasi Musabaqah terbukti membawa manfaat bagi MTQ. Kedepan Menag mendorong aplikasi tersebut agar juga diterapkan pada MTQ di tingkat Provinsi. 

H. Nur Yasin Shirotol Mustaqim, inisiator e-maqra mengungkapkan bahwa penerapan e-maqra pada MTQ Nasional ke-27 berjalan dengan lancar. 

"Saya yakin e-Maqra dan Aplikasi Musabaqah ini terbukti membantu pelaksanaan MTQ berjalan dengan efisien, transparan dan akuntabel. 

Disinggung tentang kendala di lapangan, Shiroth mengungkapkan sejak hari pertama hingga final penerapan e-Maqra tidak ada kendala berarti. "alhamdulillah e-maqra berjalan dengan baik, meski beberapa panitera dan dewan hakim belum familiar, e-Maqra dapat berjalan lancar", ungkap Shirot yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi Pengembangan Seni Budaya Islam Musabaqah Al-Qur`an dan Al-Hadits, Kanwil Kemenag Jawa Timur. 

E-Maqra adalah aplikasi pengacak soal dan Maqra secara transparan dan akurat guna meningkatkan kualitas musabaqah.

Sedangkan Aplikasi Musabaqah adalah alat bantu penilaian MTQ/STQ yang mampu memeriksa interval nilai dewan hakim secara otomatis, menampilkan ranking/urutan nilai pesrta sesuai dengan kaidah bidang-bidang penilaian dan dilengkapi dengan fungsi pemeriksaan sidik jari peserta. 

Hadir dalam pertemuan tersebut Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin dan Direktur Penerangan Agama Islam, Khoiruddin. Hadir pula Ketua Harian LPTQ Jawa Timur sebagai perwakilan dari pemilik dan pencipta Aplikasi Penilaian Musabaqah.

 

Sumber : https://bimasislam.kemenag.go.id 


Bagikan Berita ini